Secara umum, ada 2 jenis dokumen obyek terjemahan, yaitu:



1. Dokumen Legal/Hukum/Resmi, seperti:


Akta Lahir, Akta Nikah, Akta Pendirian, Akta Perubahan, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Perjanjian Kerja, Perjanjian Distribusi, Perjanjian Kerjasama, Piagam Penghargaan, Ijazah (dan dokumen akademik lainnya), Kartu Tanda Penduduk (dan dokumen pribadi lainnya), Peraturan Menteri, Peraturan Presiden, Keputusan Menteri, Keputusan Presiden, Litigasi, Arbitrase, Putusan Pengadilan, Hak Kekayaan Intelektual, Merek Dagang, Paten, Lisensi, Asuransi, Surat Kuasa, dsb.


2. Dokumen Umum, seperti:


Dokumen Perusahaan/Keuangan/Bisnis: Laporan keuangan, laporan perkembangan (progress report), anggaran pendapatan dan belanja, nota keuangan, kode etik bisnis, surat-menyurat, penawaran, minuta, bahan pelatihan, laporan keuangan, proposal, merger, akuisisi, brosur.


Dokumen Teknik/Rekayasa: Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), petunjuk pemakaian (user manual), rekayasa (sipil, kelautan, mekanik, listrik), penerbangan, studi kelayakan, komposisi, label, prosedur tetap (standard operating procedures), dsb.


100% Jaminan Legalitas


Kami menjamin 100% bahwa dokumen yang kami terjemahkan dapat dilegalisasi di Departemen Hukum dan HAM RI, Departemen Luar Negeri RI, dan sejumlah kedutaan besar negara asing di Indonesia. Jika, meskipun selama ini belum pernah terjadi, dokumen yang kami terjemahkan ditolak dalam legalisasi, maka kami akan mengembalikan 100% biaya penerjemahan.



Kerahasiaan dan Kepercayaan


Kerahasiaan seringkali sangat fundamental, khususnya dalam kegiatan bisnis. Hal ini tampak, di antaranya, dalam dokumen perjanjian (agreement/contract) yang hampir selalu memuat pasal kerahasiaan. Dengan berpegang pada itikad baik dan keyakinan akan pentingnya kepercayaan, dengan ini kami menyatakan dan menjamin bahwa dokumen yang kami terjemahkan, khususnya dokumen legal, akan kami rahasiakan baik keberadaannya maupun isinya, jika memang harus diharuskan.